Mommy wanna be: Fitrah Janin terhadap Al Qur’an

Sejak masuk trimester 2, gerakannya sudah dapat dirasakan dan makin kuat saat trimester 3. Si akachan makin paham kondisi ibunya dan gerakannya pun bisa kita maknai artinya. Saat ngerasa ga nyaman, dia pasti memberi sinyal kuat dengan bentuk tendangan yang berbeda intensitas dan jenisnya pada saat ia merasa nyaman. Beberapa kali saya coba melakukan eksperimen kecil-kecilan untuk memahami makna setiap gerakan/tendangan si akachan. Eksperimennya begini:

Ketika diperdengarkan ayat-ayat Al Qur’an maupun bacaan tilawah dan mengajaknya agar ikut menyimak maka dia akan memberi respon berupa gerakan lembut dan tenang, rasanya seperti respon saat diajak ngobrol dalam kondisi nyaman. Setelah selesai diperdengarkan ayat-ayat Al Qur’an tersebut, kemudian kita jelaskan bahwa sudah selesai maka dia pun kembali merespon dengan memberi tendangan lembut yang tidak menyakitkan. Hal ini juga terjadi saat mendengar adzan dari laptop/hp, dia akan memberi respon yang sama, seperti mengingatkan kita agar segera shalat.

baca selanjutnya

Advertisements

Kesiapan Menjalani Kehamilan

Allah memberi segalanya di waktu yang terbaik, di saat yang paling tepat. Alhamdulillah, kami merasakan hal itu. Kami, di usia 25 tahun, usia pernikahan menuju angka 3 tahun, insyaAllah akan memikul amanah baru. Menikah bukan hal yang sederhana, apalagi memiliki anak. Allah yang Paling Tahu keadaan terbaik para hamba-Nya. Siap atau tidak siap sangat berkaitan erat dalam beberapa kondisi. Jika direnungi dan diingat kembali beberapa tahun yang lalu selama kami menunggu amanah ini, memang saat inilah saat terbaik kehadirannya.

Saya merasakan sebuah kondisi psikologis yang InsyaAllah sangat siap dalam menjalani kehamilan. Alhamdulillah Allah memberikan banyak kemudahan dan kekuatan untuk pantang mengeluh, tidak stres, dan sangat menikmati masa-masa sejak awal kehamilan hingga saat ini. Alhamdulillah tidak ada rasa khawatir, ketakutan, keluhan, dan kepanikan dalam menjalaninya. InsyaAllah saya siap menjadi ibu. Saya merasakan lebih matang dan lebih berenergi selama hamil ini. Allah-lah yang memberi kesiapan dan kemudahan atas semua ini.

baca selanjutnya

Baba Liong sedang “Hectic Day”

Hari-hari padat sedang dialami si baba liong. Berangkat jam 8 pagi, pulang malem, lanjut lembur di rumah, padat merayap pokoknya. Jadi kapan kami ketemu? Pas pagi banget dan malem banget. Jika dihitung, jumlah waktu di lab jauh lebih banyak dari waktu di rumah. Jadi gimana ngobrolnya? ya waktu pas ketemu yang singkat itu harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. 😉 Kesian juga udah cape’, yang penting ada waktu berkualitas (kalo kehabisan kuantitas). Ini akan berlangsung sampe beberapa bulan ke depan, mudah-mudahan lancar, sehat semuanya. Aamiin… 🙂 Bentar lagi akan masuk tahun ketiga, mudah-mudahan lebih bersemangat dan punya hasil riset yang bermanfaat.

Demi kebaikan semua (kebaikan untuk baba liong, sensei, kolaborator, dan keluarga) maka kami mendukungmu! *yang penting masih pulang* Ganbare baba lionggg… 😀

-RN-

Mommy wanna be: Baby Boy vs Baby Girl

Akhirnya sempat juga nulis pagi-pagi. Kalo ga disempatin, bakal keburu lupa. 😀 Jadi Senen kemaren adalah jadwal ngintip si akachan. Ga kerasa udah sebulan yang lalu kena tegur perawat karena dalam 5 pekan naik 2 kilo. 😀 Nah sebelum hari Senen, si mommy makan buanyakkk jadi rada-rada khawatir kalo kena tegur lagi, hihihi. 😀 Gimana dong ya, ibu-ibu Jepang di sini pas hamil tetep aja langsing, perut doang yang bulet; jadi kayak aneh gitu kalo eike gendhut sendiri di tengah ibu-ibu yang jaga badannya. 😀 Di sini ga berlaku tuh prinsip “hamil harus gendhut”. 😉  baca selanjutnya

Energi Positif

Tak terasa sudah 6 bulan lebih usia kehamilan, alhamdulillah semua berjalan dengan sangat lancar. Kali pertama hamil pasti punya cerita tersendiri. Saya merasa benar-benar menjadi lebih berenergi, meskipun mungkin pengalaman orang lain berbeda. Selama kehamilan ini saya merasakan banyak perubahan dalam diri saya (tentu saja perubahan fisik termasuk di dalamnya).  Kalau mau dibuat daftar, berikut ini yang saya rasakan sampai hari ini:  baca selanjutnya

Ngidam: Bawaan Dedek

Fenomena ngidam yang biasa dialami oleh ibu hamil, kalo dalam istilah medis pasti ga ketemu arti/padan kata itu. Ngidam adalah sebuah keadaan di mana seorang ibu hamil menginginkan sesuatu, berupa makanan, minuman, perbuatan, maupun kebiasaan yang “mendadak muncul” saat hamil. Mendengar cerita ngidam, kisahnya unik dan kadang seperti tidak masuk akal. Misalnya:

  1. Ngidam membenci suami, ga pengen liat mukanya, pengennya jauhan
  2. Ngidam minta mangga dari pohon tetangga tengah malam, harus si suami yang manjat sendiri
  3. Ngidam pegang kepala bapak botak
  4. dll

Masih banyak lagi kisah ngidam yang sulit dimengerti, hehehe… Wah, repot atuh kalo pengen nyolek kepala bapak tetangga. 😛  baca selanjutnya