Perpisahan Murid TPA Sendai

September adalah bulan perjumpaan dan perpisahan. Periode ini, semester baru perkuliahan dimulai. Warga baru Sendai berdatangan sekaligus warga lama berpamitan karena telah berakhir tugas belajar mereka di sini. Demikian yang terjadi, beberapa murid kami di TPA Sendai pulang ke negaranya.

Setiap pertemuan pasti berujung pada perpisahan, bagaimana pun caranya. Pepatah itu benar adanya.

baca selanjutnya

Advertisements

Hiking, Antara Hidup dan Mati

Sabtu, 14 Oktober 2017

Kami sekeluarga memiliki hobi jalan-jalan. Baik mengunjungi tempat-tempat baru di pusat kota, maupun menepi untuk wisata alam. Sejak kecil Eiji terbiasa ikut hiking menjelajah daerah pinggiran, melihat sungai, hutan, air terjun, persawahan, di pingiran kota maupun luar kota. Memang jalan kaki sangat menyenangkan!

Musim gugur adalah musim terfavorit bagi saya! Dingin, namun masih bisa ditahan dan perubahan dedaunan berwarna-warni memberi suasana yang berbeda di hati. 🙂 Bulan ini ada banyak agenda untuk berwisata alam karena sudah memasuki awal musim gugur di Jepang. Tujuan kami adalah hiking ke area Yamadera menuju Omoshiroyama. Rute tahun-tahun sebelumnya, biasanya kami menjelajah dari Omoshiroyama ke Yamadera. Salah satu ceritanya ada di sini namun kali ini kami ingin mencoba pengalaman rute sebaliknya.

image

Rute yang akan dijelajah.

Yamadera terletak di perbatasan antara prefektur Miyagi dan Yamagata. Kami tinggal di Miyagi (Sendai), namun ada kereta yang lewat stasiun di dekat rumah dan bisa mengakses langsung ke Yamagata. Dari stasiun Kunimi (stasiun dekat rumah), transit di Ayashi kemudian langsung ke Yamadera membutuhkan waktu sekitar 45 menit.  baca selanjutnya

Berkunjung Ke Museum Doraemon

wpid-wp-1427424830821.jpeg

Shuttle bus menuju Museum dari stasiun utama. Cute banget!

Jalan-jalan ini dilakukan dua tahun yang lalu, sekitar bulan Maret 2015. Wow lama sekali! Dulu berencana segera menuliskannya, ternyata *lagi-lagi* nggak sempat! April 2015 mudik ke Indonesia, terus mendadak tahu hamil di sana. Dilanjutkan mabok parah, sampe balik ke Sendai. Kemudian sibuk hamil, melahirkan, dan merawat si bayi sampai sekarang hampir berusia dua tahun. 😀 Singkat cerita, cerita ini terbengkelai dalam ingatan tanpa sempat menulisnya di blog. Mohon dimaafkan. 😦  baca selanjutnya

Pencapaian dalam Hidup

Setiap orang pasti memiliki pencapaian dalam hidupnya. Bertemu sahabat-sahabat terbaik, orang-orang yang tulus, orang-orang yang berilmu di mana kita banyak belajar dari mereka, dan berbagai pencapaian lainnya. Alhamdulillah… Kalimat syukur yang harus selalu kita ucapkan kapan pun dan di mana pun, bagaimana pun kondisi kita saat itu. Dengan bersyukur, maka kita akan bahagia. 🙂

Terkadang ada rasa jenuh ketika menjalankan rutinitas sebagai ibu rumah tangga dalam kurun delapan tahun ini. Kok begini aja kerjaan saya. 😓Mau ngapain lagi ya? Bangun pagi dengan rutinitas seperti biasa, berulang, dan terus-menerus. Satu-satunya hal yang menarik di dalamnya adalah melihat anak-anak bertumbuh dengan dinamis. Itu poin penting yang harus disyukuri saat penyakit jenuh menghampiri.  baca selanjutnya

Kembali Mengajar TPA Sendai

Alhamdulillah, Allah memberikan kesempatan lagi kepada saya untuk mengajar TPA Sendai. Bagi saya, mengajar TPA adalah salah satu rejeki. Rejeki mengenalkan Allah dan Islam kepada anak-anak. 🙂 Beberapa tahun yang lalu, saya sempat mengajar TPA Sendai. Beberapa cerita tentang itu ada di blog ini, sekitar tulisan di tahun 2011. Saat itu anak-anak dari berbagai usia dan banyak, mayoritas dari Indonesia dan ada beberapa dari Mesir. Saya jatuh cinta kepada mereka! Mengajar sendirian dan banyak anak rasanya nggak capek, sepekan 3 kali, masyaaAllah… Mereka bersemangat, saya pun juga! Allah lah yang memudahkan semuanya. 🙂 Oya, salah satu curhatan anak-anak yang bikin meleleh ada di sini. Terharu saat membacanya dan kembali mengingat hal tersebut. 🙂  baca selanjutnya