Periode Penyapihan

Tak terasa sebentar lagi akan tiba usia 24 bulan. Kontrak wajib dengan Eiji inshaAllah akan selesai. Masih pikir-pikir mau metode sapih konvensional ato weaning with love.

Menyapih tidak sekedar menghentikan periode menyusui, namun bagaimana ada kesiapan untuk menghadapinya, baik si ibu maupun si anak. Peran bapak tentu sangat besar di dalamnya, jadi bapak pun harus siap melewati hari-hari adaptasi selama anak disapih ato menyapih dirinya sendiri. Usia menjelang dua tahun ini, minum ASI bukan lagi kebutuhan pokok/nutrisi, melainkan kebutuhan psikis seorang anak yang merasa sangat nyaman dekat dengan ibunya.

Bagaimana periode penyapihan itu tidak meninggalkan trauma dan anak secara rela menghentikan minum ASI. Itu yang jadi PR saya saat ini.🙂

-RN-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s