Kenikmatan Menjadi Pendidik: Seni Mengatakan Tidak kepada Anak

Sensei tachi

Passion! Itulah kunci kebahagiaan ketika kita melakukan suatu hal. Jika kita memiliki passion di dalamnya, maka semua akan terasa menyenangkan. Saya barulah menyadari bahwa passion saya ada di dunia ini. Bertemu anak-anak, bermain, dan belajar bersama. Apapun kesulitan yang muncul di tengah jalan, menjadi sangat ringan dihadapi ketika itu adalah suatu passion dalam diri kita. 😀  baca selanjutnya

Bermain sambil Belajar: Aramaki 幼稚園

Yuki daruma yang dinantikan saat musim dingin! 😀

Bikin rencana dadakan maen ke Aramaki yochien (TK), sekedar melihat aktivitas anak-anak di pagi hari, kali aja dapat tambahan ilmu baru. 😀 Ini bukan kali pertama saya maen-maen ke sana, cerita yang sempat didokumentasikan ada di sini. Oke, jadi tuh pagi-pagi anak-anak berangkat duluan pake bus sekolah. Nah kami nyusul belakangan, kejutan gitu buat mereka! 😀 baca selanjutnya

Mengajar itu Menyenangkan!

Kesebelasan komplit! 😀

Tiba juga saat mengevaluasi perilaku anak-anak setelah kejadian kelas heboh beberapa hari lalu. Mengevaluasi apakah ada perubahan perilaku dari anak-anak? Sebelas anak datang komplit! Hasilnya, alhamdulillah mereka menunjukkan perubahan signifikan! Rame? masih ada, namun masih bisa ditolerir. Masih wajar! 😉 Intinya dibilangin langsung pada nurut, ga sampe bikin bibir cape’. *bahagia* 😀 Memang benar, kesuksesan sebuah pendidikan (khususnya pada anak-anak) membutuhkan kerja sama dua arah antara orangtua dan pengajar. 🙂 baca selanjutnya

Ketika Anak Menyadari Kesalahannya

Kejadian bersama anak-anak yang membuat kepala sedikit “bertanduk”, memberi pelajaran bagi saya. Cerita lengkapnya ada di sini. Sepanjang hari, sejak tadi malam saya merenungi bagaimana menjadi pendidik yang baik, tentunya saya harus lebih giat dan bersungguh-sungguh dalam mempelajari ilmunya. Tadi malam, segera saya memesan dua buku tentang parenting dan memilih pilihan diantar kilat ekspress. Alhamdulillah sore tadi kedua buku itu sudah ada di tangan saya. Ini dia salah satunya:

Buku 1

baca selanjutnya

Jalan-Jalan TPA Sendai: Nanakita Koen

Seperti kakek dikerubutin cucu-cucunya. 😀

Bertepatan dengan bunka no hi (hari kebudayaan) yang merupakan libur nasional, kami memanfaatkan libur tersebut untuk jalan-jalan. Setelah rencana jalan-jalan dibatalkan beberapa pekan lalu karena hujan, alhamdulillah hari ini bisa kesampaian mewujudkannya. 😀 Tim TPA Sendai komplit! dibantu oleh beberapa teman dan orang tua, kami jalan-jalan ke Izumi Nanakita koen. Kumpul jam 9 pagi di subway Kitayobancho *ga pake telat* 😀 kemudian berangkat bareng ke sana. Sekalian mengajarkan kepada anak-anak bagaimana cara mengelola uangnya masing-masing (bekal dari orangtua), mengenalkan cara membeli tiket subway/chikatetsu 地下鉄 kemudian mengajarkan bagaimana cara memasukkan tiket, dan menggunakan transportasi tersebut. Anak-anak satu per satu memasukkan uangnya masing-masing, kemudian memilih tarif tujuan, dan menggunakan tiketnya. Masing-masing juga bertanggung jawab menyimpan tiket tersebut yang nantinya digunakan lagi saat akan keluar dari stasiun. 😉  baca selanjutnya

Aku Ga Takut Setan!: penjagaan terhadap anak-anak

Anak shaleh harta di dunia dan di akherat.

Anak saya bertambah 2 orang, baru beberapa hari lalu datang dari Indonesia. Jadi sekarang saya memiliki 3 anak balita dan yang lain sudah lulus balita. 😀 Oke, sebelumnya tentu saja memperkenalkan keduanya kepada anak-anak. Saya bilang kepada mereka agar membantu teman barunya saat belajar di sini juga di sekolah. Mereka sangat terbuka dengan kehadiran teman-teman barunya. Alhamdulillah… 😀  baca selanjutnya

Menepati Janji

"Kedustaan tidak dibolehkan baik serius atau main-main, dan tidak boleh salah seorang kalian menjanjikan anaknya dengan sesuatu lalu tidak menepatinya.”

Beberapa pekan lalu telah berjanji kepada anak-anak bahwa Sabtu ini, tanggal 22 Oktober 2011, kami berencana untuk pergi jalan-jalan. Hari itu semakin dekat, dua hari lagi! Setelah melihat tenki.jp ternyata perkiraan cuaca Sabtu besok adalah hujan. 😦 Keakuratannya 98% lah, kita bisa percaya dengan prakiraan cuaca ala tenki.jp itu. Dengan demikian, kemungkinan besar rencana jalan-jalan bareng anak-anak bakal gagal. 😦 padahal mereka excited banget, beberapa kali nanyain mulu. Sedih pokoknya… Tapi mao gimana lagi, harus tetap mensyukuri nikmat hujan, semoga membawa berkah. 😉  baca selanjutnya