Berkunjung Ke Museum Doraemon

wpid-wp-1427424830821.jpeg

Shuttle bus menuju Museum dari stasiun utama. Cute banget!

Jalan-jalan ini dilakukan dua tahun yang lalu, sekitar bulan Maret 2015. Wow lama sekali! Dulu berencana segera menuliskannya, ternyata *lagi-lagi* nggak sempat! April 2015 mudik ke Indonesia, terus mendadak tahu hamil di sana. Dilanjutkan mabok parah, sampe balik ke Sendai. Kemudian sibuk hamil, melahirkan, dan merawat si bayi sampai sekarang hampir berusia dua tahun. 😀 Singkat cerita, cerita ini terbengkelai dalam ingatan tanpa sempat menulisnya di blog. Mohon dimaafkan. 😦  baca selanjutnya

Gowes mari Gowes pake Mamachari

img_20161106_094344.jpg

Bersepeda merupakan salah satu habi saya. Cukup lama saya meninggalkan hobi tersebut, kurang lebih terakhir bersepeda jauh lima tahun yang lalu. Sejak hamil Eiji tepatnya, saya cuti dari aktivitas gowes menggowes. Sudah sangat kangen! Sempat tahun 2015 akan kembali bersepeda, ternyata hamil Yoshi. Cuti lagi! 😀 Selama bertahun-tahun mengandalkan stroller, kereta, jalan kaki,dan bus.  baca selanjutnya

Musim Sakura 2016 telah Usai

img_20160406_111435.jpg

Kesibukan dengan dua anak membuat saya jadi makin jarang nge-blog. Eh, padahal dari dulu memang jarang ding! Bukan karena dua anak. 😛

Jadi begini, musim semi yang paling dinanti di Jepang adalah mekarnya si bunga sakura. Sebenarnya ini rutinitas tiap tahun, namun momen hanami (makan siang sambil santai di bawah pohon sakura) tetap dilakukan oleh orang-orang Jepang; apalagi orang asing. 😀 Duduk cantik menikmati sakura yang cantik, bikin berasa tambah cantik! duh opo tho iki baca selanjutnya

Hobi Jalan Kaki

dsc_2680.jpgDari taman ke taman, jidoukan ke jidoukan, saya dan Eiji adalah orang-orang yang sangat suka jalan kaki! Olahraga murah meriah dan sangat menyehatkan. Alhamdulillah kami betah jalan jauh dalam waktu lama. Sejak Eiji bisa jalan sendiri, dia sangat suka melakukan aktivitas itu. Sekarang, semakin besar kekuatannya pun semakin bertambah. Dia betah dan kuat jalan kaki dari rumah hingga ke daerah Sendai eki. Sekitar 30 menit dengan bus dan satu jam jika ditempuh dengan jalan. 😉 Olahraga sehat!  baca selanjutnya

Spring 2015: Hanamiyama Fukushima

Ahad, 12 April 2015

Sakura Hanamiyama.

Sakura Hanamiyama.

Pagi itu kami bergegas menyiapkan bento dan kamera untuk perjalanan menuju Fukushima. Sekitar pukul 9.00 kami keluar meninggalkan rumah. Menggunakan bus kota dari halte Kunimi 2 chome, kami menuju ke Sendai eki. Nampak beberapa rombongan memadati stasiun Sendai. Setelah membeli tiket kereta, kami bergegas larike arah kereta line 6 (Tohoku line). Kereta sudah penuh sesak oleh penumpang. Kami tak mendapati tempat duduk, bahkan harus berjelalan. Semua orang keluar rumah untuk menikmati mekarnya bunga sakura (hanami). Bahkan di beberapa stasiun selanjutnya, tak seorang pun turun tapi malah bertambah. Sampai pintu kereta ditutup karena sudah tak muat lagi mengangkut tambahan penumpang. Ketika sampai stasiun Funaoka, perlahan sebagian penumpang keluar. Puncaknya di stasiun Ogawara, hampir 80% penumpang turun di sana. Padat merayap! Akhirnya kami mendapatkan tempat duduk. Alhamdulillah. 😀 kalo pengen lihat jalanan macet, kereta penuh, semua orang keluar, Jepang padat merayap… salah satunya di saat ini, saat musim musim sakura. 😉

Funaoka dan Ogawara lokasinya berdekatan. Sepanjang jalan di antara kedua stasiun itu dihiasi deretan pohon sakura besar, berwarna putih, yang sangat indah. Kita bisa menyusurinya di sepanjang jalan itu dengan berjalan kaki. Pepohonan itu tumbuh di sepanjang sungai Ogawara. Sangat indah! Tempat ini selalu padat oleh pengunjung saat musim sakura tiba. Saya sudah beberapa kali ke sana, jadi memutuskan mencari tempat hanami (melihat sakura) yang lain. 🙂

Pemandangan ogawara, diambil dari web resminya.

Pemandangan ogawara, diambil dari web resminya.

baca selanjutnya

Jalan-Jalan 2015: Yokohama Red Brick Warehouse

Cerita sebelumnya, klik di sini.

Yokohama Red Brick Warehouse.

Yokohama Red Brick Warehouse.

Jalan-jalan menyusuri kawasan Minato Mirai 21 tak kunjung usai. Luas banget! Setelah melewati taman kota, kami menyeberang ke kiri dan menemukan Red Brick Warehouse. Sebuah bangunan tua dengan gaya western yang sangat kental berdiri megah di hadapan kami. Mulai dibangun pada tahun 1899 dan selesai 1905, bangunan ini sempat hancur karena Great Kanto Eartquake pada tahun 1923. Setelah selesai direkonstruksi, saat ini Red Brick Warehouse menjadi tempat untuk pertunjukan, hiburan, dan restoran. Tak kalah penting, menjadi salah satu tujuan wisata bangunan kuno di Yokohama. baca selanjutnya