Perayaan Hari Raya Idul Adha 1432 H

Keluarga besar PPI Sendai, acara Idul Adha 1432 H/ 6 November 2011

Alhamdulillah hari ini kita merayakan hari raya Idul Adha, untuk kesekian kalinya saya merayakan lebaran di negeri orang. Meski tidak berjumpa sanak keluarga, namun kekeluargaan tetap bisa dirasakan dengan seluruh keluarga muslim di Sendai. Pagi-pagi kami shalat Ied di masjid Sendai, semua umat muslim dari segala bangsa berkumpul di sana.  baca selanjutnya

Jalan-Jalan TPA Sendai: Nanakita Koen

Seperti kakek dikerubutin cucu-cucunya. 😀

Bertepatan dengan bunka no hi (hari kebudayaan) yang merupakan libur nasional, kami memanfaatkan libur tersebut untuk jalan-jalan. Setelah rencana jalan-jalan dibatalkan beberapa pekan lalu karena hujan, alhamdulillah hari ini bisa kesampaian mewujudkannya. 😀 Tim TPA Sendai komplit! dibantu oleh beberapa teman dan orang tua, kami jalan-jalan ke Izumi Nanakita koen. Kumpul jam 9 pagi di subway Kitayobancho *ga pake telat* 😀 kemudian berangkat bareng ke sana. Sekalian mengajarkan kepada anak-anak bagaimana cara mengelola uangnya masing-masing (bekal dari orangtua), mengenalkan cara membeli tiket subway/chikatetsu 地下鉄 kemudian mengajarkan bagaimana cara memasukkan tiket, dan menggunakan transportasi tersebut. Anak-anak satu per satu memasukkan uangnya masing-masing, kemudian memilih tarif tujuan, dan menggunakan tiketnya. Masing-masing juga bertanggung jawab menyimpan tiket tersebut yang nantinya digunakan lagi saat akan keluar dari stasiun. 😉  baca selanjutnya

Belajar Bermasyarakat: hak tetangga

“ayo Dhe, IRT juga bisa berkarya sangat produktif.”

Setahun yang lalu suami mengatakan hal ini kepada saya. Tidak hanya tahun lalu, tiap waktu, hampir tiap detik *saking seringnya* dia selalu mengingatkan agar saya terus belajar. Belajar apapun! Saya memaknai ucapannya tak sekedar prestasi/karya yang selama ini dilihat banyak orang, seperti mempunyai posisi tertentu, mempunyai karir di luar rumah, popularitas, dan sebagainya. Saya lebih memaknainya bahwa saya harus terus belajar sepanjang hidup. Belajar berbagai hal yang ingin saya pelajari sehingga saya bisa memberi manfaat kepada orang lain selama hidup. Belajar tidak hanya terbatas pada dunia akademik formal, tetapi belajar pada universitas kehidupan tidak ada batasannya. Sekolah formal, of course! spirit untuk itu masih ada sampai sekarang. 😉 Namun belajar di kehidupan sehari-hari tidak kalah penting dan harus dilakukan. Saya berharap ilmu itu bermanfaat untuk banyak orang. Saat inilah, mulai dari hal-hal kecil belajar bagaimana memberdayakan diri sendiri dan tidak terikat dengan instansi.
baca selanjutnya

Muslim di Sendai

Sendai, kota tempat tinggal kami terletak di pulau Honshu sebelah timur. Kota ini bukanlah kota industri seperti kota besar lainnya, secara umum bisa dikatakan cenderung しずか sehingga nyaman untuk belajar. Orang asing mayoritas sebagai pelajar dan peneliti, namun ada juga di antaranya bekerja sebagai pengusaha (kebanyakan saudagar Pakistan). Beberapa diantaranya adalah umat muslim. Kegiatan umat muslim di sini dipusatkan di masjid Sendai. Jika di Indonesia bertebaran banyak masjid dan kita tinggal pilih dimana mau shalat, maka di Miyagi hanya ada satu masjid yaitu masjid Sendai. Kegiatan di luar bulan Ramadhan ada kajian rutin sepekan sekali, untuk muslim dan muslimah internasional, tempatnya di masjid Sendai. Kami belajar tentang Islam dan tahsin. Nah, pengajian untuk muslim Indonesia juga biasa dilakukan intern komunitas Indonesia. 🙂 baca selanjutnya

Latihan Menjadi Pemimpin Sejak Kecil

InsyaAllah menjadi putra-puri shalih shalihah.

Maghrib semakin cepat, subuh semakin lambat, inilah musim gugur! Cerita kali ini masih tentang anak-anak *yang ga akan pernah kehabisan cerita. 😉 Karena waktu shalat maghrib datang pukul 5.08, maka anak-anak shalat berjamaah di tempat TPA. Alhamdulillah anak-anak sudah belajar menjaga shalat wajibnya. 🙂 Kalo biasanya pas TPA mereka belajar/latian shalat bareng-bareng, maka tadi sore dipraktekkan secara langsung bareng-bareng pula (dalam kondisi shalat sebenarnya). Mereka memulainya dengan antri wudhu. Sebelumnya, oya ada sedikit cerita tentang latian tertibnya anak-anak. baca selanjutnya