Perjalanan ke Geibikei Gorge: Nyasar ke Desa Sepi

image

Kami ada di sini.

Rabu, 1 November 2017

Kegiatan pagi, sambil menyiapkan sarapan biasanya kami sekeluarga ngobrol tentang aktivitas hari itu. Seperti biasa, saya bergegas menyiapkan bento (bekal makan siang) Eiji.

“Bun, hari ini Eiji libur lho.” kata Ayahnya

“Iya! Eiji yasumi!” timpal Eiji

Ealaah… Bunda yang nggak ngecek ulang jadwal hari ini. Lumayan lah ga usah bikin bento! hihihi… Mendadak ada suara lanjutan pak suami.

A: Bunda hari ini ke Geibikei aja! Sama anak-anak, mumpung belom habis koyo -nya. (*daun warna-warni musim gugur)

B: Lah Yah… dadakan bawa dua anak? Keburu gitu?

A: Keburu, ambil kereta yang pas tengah hari nyampe. Udah Buuun…. jalan-jalan aja hari ini. Jangan sampe menyesal nanti kelewatan lagi tahun ini nggak ke sana. Katanya meyakinkan.

B: Oke! Saya langsung cari jadwal kereta yang paling cocok.

A: Iya, ayo sana jalan-jalan biar bunda makin bahagia!

B: Ahahahha… you know me so well Paaakk!

Ini bukan istri yang bujuk-bujuk suami buat minta liburan! wkwkwkw… Malah  disuruh liburan biar awet muda. :)) Bunda lebih hepi disuruh jalan-jalan daripada disuruh shoping. 😀 Makasih ya Pak!

Geibikei gorge adalah salah satu tempat dalam wishlist saya yang belom kesampean selama tinggal di sini. Pak suami tau banget saya pengen ke sana dan beliau juga tau kalo nunggu waktu libur kerja keburu pemandangannya sudah nggak cantik lagi. Nggak bakalan sempat menikmati Geibikei dalam keindahan musim gugur! 😀 Musim gugur adalah musim terfavorit saya sepanjang tahun. 🙂 Saya pun bergegas menyiapkan anak-anak untuk trip hari itu. Bismillah… Tempatnya lumayan jauh dari Sendai. Sudah ke luar dari Miyagi-ken (tempat kami tinggal). Geibikei terletak di Iwate-ken (provinsi Iwate), daerah Hiraizumi.

image

Perjalanan dimulai dari sini.

Saya, Eiji, dan Yoshi bergegas menuju stasiun Tohoku Fukushidae-mae dan mencari kereta ke arah stasiun Sendai.  baca selanjutnya