Hiking, Antara Hidup dan Mati

Sabtu, 14 Oktober 2017

Kami sekeluarga memiliki hobi jalan-jalan. Baik mengunjungi tempat-tempat baru di pusat kota, maupun menepi untuk wisata alam. Sejak kecil Eiji terbiasa ikut hiking menjelajah daerah pinggiran, melihat sungai, hutan, air terjun, persawahan, di pingiran kota maupun luar kota. Memang jalan kaki sangat menyenangkan!

Musim gugur adalah musim terfavorit bagi saya! Dingin, namun masih bisa ditahan dan perubahan dedaunan berwarna-warni memberi suasana yang berbeda di hati. 🙂 Bulan ini ada banyak agenda untuk berwisata alam karena sudah memasuki awal musim gugur di Jepang. Tujuan kami adalah hiking ke area Yamadera menuju Omoshiroyama. Rute tahun-tahun sebelumnya, biasanya kami menjelajah dari Omoshiroyama ke Yamadera. Salah satu ceritanya ada di sini namun kali ini kami ingin mencoba pengalaman rute sebaliknya.

image

Rute yang akan dijelajah.

Yamadera terletak di perbatasan antara prefektur Miyagi dan Yamagata. Kami tinggal di Miyagi (Sendai), namun ada kereta yang lewat stasiun di dekat rumah dan bisa mengakses langsung ke Yamagata. Dari stasiun Kunimi (stasiun dekat rumah), transit di Ayashi kemudian langsung ke Yamadera membutuhkan waktu sekitar 45 menit.  baca selanjutnya