Toleransinya Orang Jepang (bagian 2)

Kami saling mengenal sejak kali pertama saya datang ke Sendai. Hampir lima tahun yang lalu. Tergabung di grup volunteer Lady Bird, mereka membuka kelas sharing sambil belajar bahasa Jepang untuk pemula. Hubungan kami sudah sangat dekat, kebetulan saya termasuk peserta lama. Seiring waktu, orang lama sudah kembali ke negara masing-masing dan datanglah orang-orang baru ke sini. Dulu orang Indonesia menjadi mayoritas, namun sekarang mayoritas orang Bangladesh yang kumpul bersama kami.

Singkat cerita, sensei nihongo (bahasa Jepang) yang sudah lama kenal dengan orang Islam sangat paham betul urusan halal/haram yang kami konsumsi. Sudah menjadi kebiasaan, sebelum natsu yasumi (libur musim panas) kami mengadakan makan bersama. Jika tahun-tahun sebelumnya acara makan bersama diadakan sebelum Ramadhan, tahun ini bertepatan setelah Idulfiri. Alhamdulillah… 🙂 baca selanjutnya