Kisah Nama Eiji

Namanya sudah dipersiapkan jauh sebelum Eiji lahir. Pas awal hamil, kami menyiapkan stok nama baik untuk laki-laki maupun perempuan. Masih berubah-ubah, jadi ada beberapa alternatif pilihan. Sampai akhirnya, tepat sepulang mudik dari Indonesia. Waktu itu usia kehamilan 21w, jadwal cek ke dokter dan sekalian mao lihat apakah si akachan mau menunjukkan JK nya. Soalnya pas uk 16w, dia malu-malu gitu menutupi dengan pahanya.😀 Nah kali aja sekarang mau! *ibunya penasaran*😉

Dokter bilang: Tabun… Otokonoko! yonju porasento. Nanti kita liat lagi. *gitu katanya

Ahh so! alhamdulillah… akachan sehat, plusss kabar otokonoko! masih “tabun” sih.. tapi bikin emaknya makin girang!😛  Kalopun onnanoko juga enggak apa-apa.

Nah mulai uk21w itu, pilah-pilah nama mulai nyetok buat otokonoko. Jadi kami bikin kriteria sebagai berikut:

  1. Berarti bagus
  2. Mudah dilafalkan (ga belibet ngucapinnya)
  3. Tidak berubah dalam pengucapan di berbagai bahasa.
  4. Mudah diingat.

Akhirnya ketemu-lah nama “EIJI” えいじ エイジ nama Jepang untuk anak laki-laki. Artinya 英治 -> great, peace. Dari kanjinya berarti “hero” -> maskulin banget.

Mulai saat itu kami memanggil si akachan dengan sebutan Eiji.

Usia kehamilan makin bertambah, tentu harapannya makin jelas JK nya… dicek lagi alhamdulillah enggak berubah.😀

Si Eiji makin besar, memasuki pekan 28 ke atas mulai sibuk cari kelanjutan namanya.

Nah, nama tengahnya nih yang berubah-ubah:

Hisyam -> Rayhan -> Rayyan -> Royyan.

Pas mau pilih “hisyam”, kalo mudik nanti bisa berubah jadi “cam icam…” Ganti!

Terus “rayhan”, kayaknya udah banyak yang punya nama ini. Ganti!

Kalo “rayyan”, ntar pada panggil “yan ayyan…” kan repot.

Di akhir mendekati hpl, ketemulah nama “royyan” pas selesai bulan Ramadhan -> mudah-mudahan menjadi pintu surga. Kalopun meleset panggilannya, jadinya “roy” -> hay roy!😀

Si royyan ini dalam bahasa jepang enggak berubah baik pengucapan dan penulisannya, di bahasa Inggris, Sunda, dan Jawa juga tetep. Ok deh! kami pilih ROYYAN untuk nama tengah. Terus nama akhir pake “nugraha” (nama babe) -> family name, biar mudah dalam administrasi di sini.😀

Kayak nama saya (*kebanyakan nama di Indonesia) meski panjang, tidak punya family name. Kalo di sini ada tiga tempat yang harus diisi: first name, middle name, dan family name. Biar keisi semua, hehehe. Nugraha juga berarti “anugrah”.

Jadi lah:

英治 ロイヤン ヌグラハ Eiji Royyan Nugraha

Anugrah besar dan kedamaian pengantar surga.

Dengan nama panggilan tetap “eiji”, kalo pun balita yang ngucapin harapannya ga kesusahan bilang “eiji”. Biar enggak jadi kata alay (ala abege sekarang) yang bisa mengubah arti dari nama itu.

Begitulah sejarah nama Eiji, semoga menjadi anak sholih sesuai dengan arti namanya.😉

-RN-

—————————————————————————-

Oya, kalo babe punya nama “art.nugraha”, nah kalo eiji “er.nugraha”.😀

5 thoughts on “Kisah Nama Eiji

  1. Ternyata begitu yaah kisahnya Yas. Ak juga penasaran apa arti nama Eiji sebenarnya, pas uda baca ni akhirnya jd tau.
    Moga Eiji dan ortunya slalu dirahmati Allah SWT yaa..
    Aamin..

  2. Pingback: Kisah Nama Yoshi | Pojok Cerita

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s