Ribet Agar Ga Repot

Hallo!! Mao cerita ga penting, ga penting tapi pengen diceritain. Buat hiburan tengah malam.😀 Jadi tuh tadi kelas tambahan belajar nihongo udah dimulai, sekelas ga semua dateng. Padahal kalo ada teman Taiwan, makin heboh! Nah di kelas siang (kelas tambahan), sensei mengumumkan kalo nanti tanggal 21 bakal ada kelas masak-memasak. Siapa pesertanya? kami semua harus memasak masakan negara masing-masing. ;) 

Kami dibagi beberapa kelompok masing-masing negara, ada Korea, Malaysia, China, dan Indonesia. Setiap kelompok harus menyediakan bahan untuk dimasak bersama pas tanggal 21 nanti. Ga pake lama tentu saja tim Indonesia udah memutuskan mao masak apa, lha wong banyak pilihan kuliner Indonesia.😀 Tim lain masih berdiskusi dengan kelompoknya. Ting tong! waktu diskusi selesai, semua mengumpulkan nama makanan yang nanti akan dimasak.

Nah pas sesi ini, sesi paling seru!😀 Sensei tanya bahan apa saja yang ga boleh kami makan? Kami (orang Indonesia dan Malaysia) menyebutkan dan saling melengkapi daftar bahan yang ga boleh kami makan.

“Kalian ga makan sapi?”

“Ohh… tentu kami makan, tapi sapi yang halal.”😉

Halal niku wa nan desuka? langsung lah cerita kalo daging halal harus begini dan begini, sesuai pemotongan muslim. Akhirnya semua paham.😉

Ga pake alkohol, mirin, o-sake, dan kawan-kawannya, ga ada babi, nyukazai hewani, shortening, butter, ga pake しょうゆ yang beralkohol, dll. (bahan-bahan yang tidak halal)

Semua sayur dan seafood bisa kami makan.

Kalo garam dan gula?! Ohh tentu saja bisa!😀

Makin hebohlah semuanya! “Wuaaahhh… banyak sekali ya!” kata teman saya. “Kalo saya, semua bisa saya makan!” lanjutnya.😀

Semua daftar tadi dicatat oleh teman-teman. Semua menghargai kami yang mengajukan daftar bahan-bahan tersebut. Alhamdulillah!😀 Tim Korea akan memasak makanan yang bebas dari daging dan bahan-bahan tadi, mereka mao bikin tappoki dan jijimi. Keduanya makanan khas Korea!😉 Tim China mao bikin gyoza *ini buat mereka* kami ga ikut makan, dan makanan lain yang bisa kami makan entah apa itu namanya susah. Malaysia mao bikin roti jala dan kare ayam. Tentu saja ini bisa kami makan!!😀

Dari Abu Abdillah Nu’man bin Basyir radhiallahuanhu dia berkata:

Saya mendengar Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda: Sesungguhnya yang halal itu jelas dan yang haram itu jelas. Di antara keduanya terdapat perkara-perkara yang syubhat (samar-samar) yang tidak diketahui oleh orang banyak. Maka siapa yang takut terhadap syubhat berarti dia telah menyelamatkan agama dan kehormatannya. Dan siapa yang terjerumus dalam perkara syubhat, maka akan terjerumus dalam perkara yang diharamkan. Sebagaimana penggembala yang menggembalakan hewan gembalaannya di sekitar (ladang) yang dilarang untuk memasukinya, maka lambat laun dia akan memasukinya. Ketahuilah bahwa setiap raja memiliki larangan dan larangan Allah adalah apa yang Dia haramkan. Ketahuilah bahwa dalam diri ini terdapat segumpal daging, jika dia baik maka baiklah seluruh tubuh ini dan jika dia buruk, maka buruklah seluruh tubuh; ketahuilah bahwa dia adalah hati. (Riwayat Bukhori dan Muslim)

Gapapa sedikit ribet di dunia, daripada repot di akherat gara-gara makanan. Mudah-mudahan kita bisa terhindar dari hal-hal yang haram dan senantiasa berusaha menjaga isi perut kita dari hal tersebut.😉

-RN-

One thought on “Ribet Agar Ga Repot

  1. Pingback: Masak Memasak: Toppoki, Roti Jala, Jijim, Gado-gado, Nila Manju « Pojok Cerita

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s