Pemeriksaan Anak 2: penyuluhan diet (pengaturan makan) pada anak dan konsultasi kesehatan

Beberapa pekan lalu menyaksikan pemeriksaan anak (bayi) berusia sekitar 4 bulan, cerita lengkapnya ada di sini. Kali ini pemeriksaan kesehatan untuk anak usia 2.5-3 tahun. Tempatnya juga di kuyakusho bagian anak, lantai 2. Ini merupakan rangkaian pemeriksaan berkala untuk anak-anak. Langkah awal adalah memberi penyuluhan kepada ibu-ibu tentang bagaimana cara menggosok gigi anak-anak secara baik dan benar, serta penyuluhan tentang pemberian asupan yang tepat bagi anak-anak.😉

1. Pemeriksaan gigi

Anak-anak usia 2.5 tahun rata-rata sudah memiliki gigi lumayan *belom benar-benar* komplit. Penyuluhan disampaikan untuk menghindari munculnya gigi berlubang pada anak-anak atau timbul plag karena sisa makanan yang terselip di antara gigi mereka. Meskipun itu masih gigi susu, tapi mendapat perhatian besar. Gunakan pasta gigi berfluoride dan lakukan regular check-up pada dokter gigi. Di sana kita dapat menanyakan dan mendapat saran rekomendasi yang tepat tentang pemeliharaan kesehatan gigi keluarga.

Selain itu, hal ini terkait juga dengan diet sehat bagi anak. Bagaimana memberikan nutrisi yang tepat, diet yang tepat, dan membangun kebiasaan baik untuk menjaga kesehatan gigi anak-anak.

2. Diet dan pengaturan nutrisi seimbang

Asupan makanan yang dikonsumsi dan kebiasaan sehari-hari sangat berpengaruh pada kesehatan. Pembentukan kebiasaan makan yang baik akan membantu pemeliharaan kesehatan tubuh (secara umum) dan gigi.

Diawali dengan pengaturan pemberian makan dan snack kepada anak-anak. Jadwalnya sebagai berikut:

  1. Bangun pagi
  2. Sarapan (pukul 8.00)
  3. Gosok gigi
  4. Snack (pukul 10.00)
  5. Bermain di luar
  6. Makan siang (pukul 12.00)
  7. Tidur siang
  8. Snack (pukul 15.00)
  9. Bermain
  10. Makan malam (pukul 18.00)
  11. Gosok gigi
  12. Tidur

Pemberian makan (3 kali) dan snack (sehari hanya 2 kali) secara teratur, akan membentuk kebiasaan anak untuk memiliki kebiasaan yang baik. Snack yang diberikan hanya 2 kali bertujuan agar anak tidak “pilih-pilih” dalam makan, misalnya hanya mau makan ini atau itu, tidak mau sayur, hanya mau telur, dll. Disiplin dalam memberikan makan dan snack dapat membentuk kebiasaan baik agar anak terhindar dari obesitas dan masalah gigi.

Snack merupakan bagian dari pemberian makanan. Pemilihan snack secara tepat dan benar akan membuat anak tumbuh sehat. Snack tidak berarti makanan manis. Orangtua dapat memilihkan snack yang tepat bagi anak-anak, cukup asupan nutrisinya dan bukan snack junk food (rendah nutrisi, banyak vetsin). -> ini yang digemari anak-anak, ayo kita tinggalkan! ;) Jangan berikan snack satu plastik sekaligus dan jangan berikan snack sebanyak yang mereka minta.🙂

Contoh pemberian kombinasi snack kaya nutrisi:

  1. Biskuit dan susu
  2. Susu dan yogurt, kentang rebus
  3. Crackers dan teh rendah gula
  4. Edamame/kedelai Jepang
  5. Yogurt dan buah-buahan
  6. dll
Dietary balance is important!

Usia 2-3 tahun merupakan periode penting untuk membangun pola makan (diet) yang tepat. Dalam periode ini anak-anak juga mulai “pilih-pilih” makanan, suka dan tidak suka. Memberinya sarapan, memberi interval untuk snack, dan menyiapkan makanan dengan beberapa jenis/metode yang bervariasi akan membuat anak tertarik kepada makanan dan membangun kebiasaan makan yang baik.

Kombinasi makanan pokok (nasi/mie/roti), hidangan utama (ikan bakar/makanan berprotein), lauk (yang direbus), sup (sayuran berwarna), susu, dan buah. Berikan secara bervariasi, yang terpenting adalah terpenuhi kebutuhan nutrisinya tanpa membuat anak bosan memakan jenis makanan tertentu.😉

3. Cuci tangan sebelum makan

Kebiasaan yang harus dilakukan sejak kecil, tidak sekedar mencuci menggunakan air tetapi dengan sabun dan dengan cara yang benar. Lihat gambar di bawah ini:

Membentuk kebiasaan makan yang baik:

  1. Cuci tangan sebelum makan
  2. Berdoa
  3. Matikan TV dan jauhkan mainan saat anak sedang makan, agar anak fokus pada makanan
  4. Jangan biarkan anak makan ketika mulai bermaian, biasakan anak untuk mengerjakannya satu per satu. Saat main, jauhkan makanan; saat makan jauhkan mainan.
  5. Biasakan anak bersikap baik ketika makan.

Enjoy eating!😀

-RN-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s