Bermain sambil Belajar: Aramaki 幼稚園

Yuki daruma yang dinantikan saat musim dingin!😀

Bikin rencana dadakan maen ke Aramaki yochien (TK), sekedar melihat aktivitas anak-anak di pagi hari, kali aja dapat tambahan ilmu baru.😀 Ini bukan kali pertama saya maen-maen ke sana, cerita yang sempat didokumentasikan ada di sini. Oke, jadi tuh pagi-pagi anak-anak berangkat duluan pake bus sekolah. Nah kami nyusul belakangan, kejutan gitu buat mereka!😀

Sesampainya di sana, malah kami yang mendapat kejutan! Kebetulan banget, pas kami datang pas ada acara (di luar kelas) di sekolah. Tentu saja saya sangat excited dengan hal ini! :D Semua kelas kecuali kelas usia 5 tahun, berkumpul di lapangan. Dari yang masih imut-imut sekitar umur 2.5 tahun sampe anak umur 4 tahun ngumpul rame di tengah lapangan. Ada apa gerangan? Ternyata sebentar lagi mao ada acara bikin yaki imo *ubi bakar* rame-rame.😀

Ini dia polah mereka:

Anak-anak antri untuk memasukkan ubi ke tempat pembakaran.

Semuanya memasukkan ubi masing-masing, jangan takut kotor ya.😉

Setiap kelas mendapat giliran (warna topi menunjukkan kelas).

Kelas paling kecil pun ga ketinggalan! Imut-imut semua.😀

Pas semuanya udah masukin ubi masing-masing, sensei pun menyalakan api dan membakarnya. Anak-anak melihat proses pembakaran ubi dengan duduk melingkar di lapangan.

Sensei membakar ubi-ubi itu.

Anak-anak duduk melingkar melihat ubi mereka yang dibakar.

Ternyata anginnya kenceng banget!! Sambil menunggu ubi matang, ada acara yang lain buat anak-anak. Semuanya pindah ke hall/aula di lantai atas. Ada apa ya di sana?😉

Noriko Sensei sedang menjelasakan tentang acara selanjutnya.

Anak-anak duduk rapi, ga ada yang ribut.

Ada apa ya? *semua penasaran*😀

Ternyata ada pertunjukan panggung boneka!!

Anak-anak serius menyimak cerita.

Masih penasaran, siapa sih pemeran pengisi suaranya??😀

Ooohh... ternyata ibu-ibu wali murid😀

Semua senang dengan pertunjukkan tersebut! Otsukaree…😀

Anak-anak berbaris rapi kembali ke depan kelas masing-masing untuk menunggu ubi yang udah matang *yaki imo*. Oishii sou…  baunya udah kemana-mana.😀

Duduk menunggu imo.

Yokatta!! Imo-nya udah matang, sensei siap bagi-bagi imo!😀

Semua dapat bagian!😀

Atsuiii!! imo-nya masih panas ternyata.

Oishii!!😀

Semua kebagian, semuanya kenyang, semua senang!!😀😀😀

Poto bareng dulu dong sebelum imo-nya habis!😉

Kelas Tanpopo.😀

Saya mendapat banyak ilmu baru setelah “maen” ke yochien. Ada banyak hal yang saya pelajari di sana. Anak-anak TK memang masa-nya bermain, namun tetap bermain dengan muatan pendidikan. Melihat langsung proses pengajaran kedisiplinan, kerapian, dan kemandirian ala orang Jepang. Bagaimana anak-anak TK bisa mengantri, memakai sepatunya sendiri kemudian meletakkannya di rak sepatu, makan sendiri, cuci tangan, dan mengerjakan semua hal yang menuntut kemandirian. Tentunya kita bisa belajar dari mereka. Mendidik memang harus sejak dini! Tak sekedar main, namun ada muatan pendidikan di dalamnya.😉

-RN-

One thought on “Bermain sambil Belajar: Aramaki 幼稚園

  1. Pingback: Survei Sekolah Eiji: Aramaki Youchien | Pojok Cerita

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s