Pemeriksaan Anak 1: diskusi para ibu

Berkesempatan untuk mendampingi proses pemeriksaan anak. Alhamdulillah batuk alergi udah mendingan, suara sudah membaik, jadi udah bisa ngomong ga pake suara kodok.😀 Pemeriksaan hari ini merupakan pemeriksaan berkala yang dilakukan oleh pemerintah melalui pemerintah daerahnya masing-masing. Tempatnya di kuyakusho (kantor kecamatan), semua bayi/balita/anak dalam range usia tertentu memiliki jadwal pemeriksaan kesehatan secara berkala. Semuanya gratis, ditanggung oleh pemerintah. Kali ini pemeriksaan kesehatan untuk para bayi yang berusia sekitar 4 bulan. 

Sebelumnya membuat janji terlebih dahulu untuk memilih jadwal pilihan hari yang telah ditentukan oleh kuyakusho. Sesampainya di sana *karena udah bikin janji* langsung ke bagian anak. Di sana berkumpul bersama beberapa ibu dan bayi mereka. Tahap pertama mesti ngukur berat badan bayi, kemudian duduk lesehan menunggu giliran pemeriksaan selanjutnya. Selama menunggu, kesempatan maen bareng akachan dan mengamati mereka, betapa cute-nya mereka! Bayi-bayi Jepang, berkulit putih, berambut hitam lurus, dan bermata sipit. Bener-bener cute, imut!😀 Apalagi yang rambutnya belom pernah dicukur sejak lahir, jadi gondrong lurus dengan kulitnya yang sangat putih. Kawaaii!!😀

Nah pemeriksaannya meliputi pemeriksaan fisik, penyuluhan, dan diskusi kelompok dengan para ibu lainnya. Dalam pemeriksaan fisik, dilakukan untuk melihat perkembangan fisik bayi, kemampuan motorik, kemampuan menerima respon, dan sebagainya. Saat penyuluhan, kami diberi penjelasan tentang hal-hal yang harus dilakukan ibu menyusui, asupan gizi, cara menggosok gigi anak, dan beberapa hal terkait tahapan perkembangan anak.

Selanjutnya, dibuat diskusi kelompok. Para ibu dikumpulkan dalam kelompoknya masing-masing. Tiap ibu memperkenalkan nama anak, tanggal lahir, tempat tinggal, poin plus si anak, dan hal-hal yang bisa bikin para ibu menjadi stres. Ok, para ibu saling sharing masing-masing permasalahannya. Kebanyakan ibu-ibu tersebut memiliki satu atau dua anak dengan jarak yang tidak terlalu jauh. Jadi di sini ada permasalahan yang sama yaitu menghadapi dua anak yang kadang tingkahnya ga bisa diprediksi. Nah, pada kesempatan ini mendiskusikan solusi bersama menghadapi permasalahan tersebut.😉

Saya melihat hal ini merupakan langkah yang sangat tepat bagi para ibu, memberi kesempatan mereka untuk saling berbagi dengan sesama ibu, saling bertukar pikiran, dan mencari solusi-solusi untuk permasalahan tersebut. Dengan demikian, diharapkan para ibu tidak mengalami stres sendirian karena adanya dukungan sosial. Semacam support groups for mothers, bahwa tidak hanya diri sendiri yang mengalami masalah ini tetapi banyak orang yang juga memiliki permasalahan yang sama. Adanya kesamaan permasalahan, kemudian saling berbagi, ini merupakan salah satu metode efektif bertukar pikiran bagi para ibu.🙂

-RN-

One thought on “Pemeriksaan Anak 1: diskusi para ibu

  1. Pingback: Pemeriksaan Anak 2: penyuluhan diet (pengaturan makan) pada anak dan konsultasi kesehatan | Pojok Cerita

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s