Dainohara Forest, Asahigaoka Shinrin Koen, dan Nanakita Koen

Rencana untuk jalan-jalan akhir pekan sudah ada sejak pekan lalu, ternyata pagi ini hujan. Setelah melihat perkiraan cuaca (99% tepat), di atas jam 12 siang cuacanya berubah menjadi panas. Jadi-lah rencana keberangkatan diundur jam 12 biar hujan udah reda.😀 Saya dan seorang teman biasanya ke sana menggunakan 地下鉄(subway), kali ini jiwa jelajah kami sedang muncul. Kami penasaran untuk menjelajahinya menggunakan sepeda.😀 Jauh ato dekat?? belom tau kalo ga dicoba.😉 Saya emang dasarnya suka jalan-jalan, jelajah alam, apalagi ke tempat-tempat baru yang belom pernah dilewati. Modal nyali dan pede dengan prinsip cari jalan lewat peta ipong, kalo nyasar tinggal tanya orang, kalo ga ketemu juga… tanya polisi. Ga ketemu polisi, pake feeling.😀

Kami memulainya dari Kitayobancho kemudian bablas Amamiya, lanjuuuut sampai ketemu Dainohara. Nah di situlah rada bolak-balik liat peta buat cari Dainohara Forest. Ternyata dari jalan raya lumayan nanjak buat nyampe ke sana, sepeda pun kami dorong. Pastinya keringetan sowalnya luamayan panas.😀 gapapa perjuangan!😉

Jyaa! Alhamdulillah, sampe-lah kami di sana! langsung menghirup segarnya hutan pinus, ga sabar buat menjelajah di dalamnya. Sejuk banget!! Pokoknya terbayar semua ngos-ngosan tadi. Cocok buat hiking dan pelantikan Pramuka! *loh*😀 Kebayang kayak gimana bentuknya? Ini dia gambarnya: Dainohara Forest

Licin, sisa hujan. Pinusnya ga sempat dipoto.

Arena outbond anak-anak, sayangnya udah ga bisa digunakan.

Beres maen di sana, kami melanjutkan perjalanan sampe nembus ke Asahigaoka Shinrin Koen. Ga usah banyak kata-kata, ini dia gambarnya:😉

Taman maen

Teman perjalanan.

Selesai puter-puter taman, dilanjutkan ke Izumi-Chuo *jaga-jaga ga sanggup pulang* kami pun naik subway. Menuju Nanakita koen.😉

Banyak anak belajar sepeda, orang dewasa ga boleh naik sepeda. Beruntung, untungnya sepeda ditinggal di Asahigaoka.😀

Aslinya tempat ini romantis banget! Sayangnya si langit agak gelap.

Sedang suka dengan “terowongan”.

Area bermain anak-anak.

Puas di taman ini, kami pun pulang naik subway lagi balik ke Asahigaoka buat ambil sepeda. Akhirnya pulang pake sepeda dengan segala kepuasan cuci mata dan cuci pikiran hari ini. Terbayar semua cape’ dan pegel dengan semua pemandangan dan segar-nya udara di hutan pinus! Alhamdulillah…😀

Momiji

-RN-

2 thoughts on “Dainohara Forest, Asahigaoka Shinrin Koen, dan Nanakita Koen

  1. Pingback: Menepati Janji « Pojok Cerita

  2. Pingback: Jalan-Jalan TPA Sendai « Pojok Cerita

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s