Keuntungan Nikah Muda

Sebenarnya sih saya nikah juga tidak muda-muda amat.😀 Tapi kalau dibandingkan *secara umum* dengan teman-teman sebaya dan rencana peta hidup dahulu, apalagi dibanding standar usia pernikahan orang Jepang dan Korea, termasuk muda nikahnya.😉 Sekedar info, di Korea baik laki-laki maupun wanita kebanyakan menikah di atas usia 33 tahun. Kabarnya, itulah yang memunculkan permasalahan baru (soal anak) mereka mempunyai anak di usia tidak muda lagi dan jumlahnya sedikit (mengingat usia).

Rencana awal saya ingin menikah sekitar usia 25-26 tahun, ternyata Allah berkehendak lain. Tiba-tiba datanglah seseorang yang tepat, di saat yang tepat pula, jadi-lah menikah di usia 22 tahun. Alhamdulillah…😀

Berikut ini daftar keuntungan nikah muda bagi saya:

1. Semakin banyak lahan ibadah karena menikah adalah setengah agama

segala amalan sholeh dalam pernikahan InsyaAllah berpahala.

2. Hati dan pikiran tenang

tidak ada gangguan dari fans-fans an (wedeeehhh….*sok populer*).😀

3. Pikiran fokus

hidup lebih terarah, jelas arahnya, jelas pasangan dalam menjalaninya.

4. Manajemen keuangan lebih stabil

5. Karir bersama dan saling mendukung

dukungan dalam segala hal, untuk kesuksesan bersama dalam karir dan rumah tangga.

6. Memiliki sahabat, tempat curhat dan diskusi yang paling terpercaya

suami adalah orang yang paling dipercaya dalam hal apapun (bagi istrinya), begitupun sebaliknya.

7. Kesempatan belajar bersama lebih luas

belajar tentang hidup, pengalaman, ilmu di bidang masing-masing dan saling mempengaruhi.

8. Peta hidup terencana dengan baik

musyawarah mufakat berjalan dengan baik untuk merumuskan dan menjalani peta hidup bersama.

9. Menikmati masa-masa berdua yang romantis *dalam ikatan yang halal dan jelas*

jalan-jalan berdua ala muda mudi setiap liburan dan akhir pekan dapat dilakukan dengan nyaman dan tenang.

10. Komitmen dan tanggung jawab

melaksanakan kewajiban dan menerima hak, menjadikan pembelajaran untuk lebih bertanggung jawab sebagai manusia dewasa.

11. (InsyaAllah) punya anak lebih cepat

saat anak mulai dewasa, semoga kita tetap bisa mengikuti “jaman” nya karena jarak usia dengan anak tidak terpaut jauh.😉

12. Keluarga makin banyak, jangkauan kerabat/sodara semakin luas.😉

Sementara hal di atas adalah bagian dari keuntungan menikah muda bagi saya. Selanjutnya, jika ada yang lain akan dicatat menyusul.

Jadi, mitos nikah muda seperti: “hidup akan dibatasi, menghambat karir, menjadi tidak bebas, banyak pekerjaan rumah tangga, tidak menikmati hidup, dll” tidak terbukti.😀

Yuk ahh, yang belum nikah… bagi yang mampu, menyegerakan (nikah) lebih baik daripada tergesa-gesa (untuk nikah).😉

Jika jodoh belum datang, selalu optimis dan berdoa semoga Allah memberikan di saat yang tepat.🙂

-RN-

7 thoughts on “Keuntungan Nikah Muda

    • boleh aja, mau nikah dengan umur yang sama ato beda yang penting syarat rukun nikah terpenuhi.😉 Efek samping? hehe, seperti obat ya… sebenarnya tergantung masing-masing pasangan itu dalam menjalani pernikahannya.😀

  1. belum tentu, kembali lagi tergantung masing-masing orang dan bagaimana menjalaninya. Sama halnya tentang kedewasaan, pada umur yang sama tidak semua orang berada pada tingkat kedewasaan yang sama.🙂

    • saya nikah di atas 20 tahun. Kalo di bawah 20 tahun,tergantung kesiapan tiap orang sih. Sebaiknya untuk wanita di atas 20 tahun, karena secara medis kondisi fisik baru siap dan matang untuk hamil dan melahirkan setelah usia 20 tahun.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s