Pengaruh Konsep Diri terhadap Perilaku Asertif Korban Bullying

[Abstrak artikel di rubrik humaniora, Majalah Inovasi, PPI Jepang, volume 19 No. 2, September 2011]

Kekerasan di sekolah merupakan hal yang marak terjadi saat ini. Kekerasan dalam bentuk penekanan atau penindasan oleh satu atau sekelompok siswa kepada siswa lain disebut bullying. Korban bullying cenderung mengalami berbagai gangguan psikologis dan memiliki konsep diri negatif sehingga tidak dapat berperilaku asertif. Perilaku asertif adalah sikap tegas yang timbul karena adanya kebebasan emosi. Individu yang asertif mampu menyatakan perasaan dan pemikirannya dengan tepat dan jujur tanpa memaksakannya kepada orang lain. Konsep diri pada korban bullying ditemukan memegang peranan penting dalam rekonstruksi perilaku asertif. Konsep diri positif menghasilkan perilaku asertif, sedangkan konsep diri negatif menghasilkan perilaku pasif. Meski demikian, konsep diri dengan perilaku asertif pada korban bullying tidak selalu berhubungan kausal.

-RN-

Klik untuk download

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s